Mesuluh
"Dalam bahasa Bali, 'Mesuluh' bermakna becermin. Kami menyuguhkan kisah-kisah yang patut dirayakan, diperjuangkan dan disampaikan ke publik untuk direfleksikan dalam ruang kehidupan."
Merawat Ingatan,
Meruwat Kehidupan.
Kami memulainya dari "Suluh", sebuah perenungan kecil yang seringkali luput dari kehidupan.
Di tengah arus hidup yang semakin rumit, kami percaya ada banyak kisah kecil-sederhana-rumit dalam hidup yang patut dirayakan, diperjuangkan dan disampaikan ke publik.
Oleh karenanya, Mesuluh lahir sebagai ruang untuk mengisahkan Perempuan Bali dari sudut ke sudut, dari desa hingga kota dengan jujur.
Kami percaya, membahas tentang perempuan artinya membicarakan tentang nilai yang lebih luas yakni menyuarakan suara yang tak terdengar, mendukung inklusivitas, dan kehidupan bersama yang lebih baik dan berkeadilan. Sebab dengan berkisah, kami percaya mampu menjadi suluh dalam merawat hingga meruwat kehidupan.
Empat Pilar Mesuluh
Kami membagi narasi menjadi empat ruang tumbuh. Masing-masing memiliki nyawa dan tujuannya sendiri dalam merawat ingatan.
Ingin Berkolaborasi?
Kami selalu terbuka untuk ide, kritik, saran, atau sekadar sapaan hangat. Mari bertumbuh bersama.
Hubungi Kami